Halaman

Sabtu, 04 September 2010

Sungai Amazon Kian DANGKAL

Bookmark and Share

Tingkat kedalaman air sungai Amazon mencapai level terendahnya dalam 40 tahun terakhir. Ini sudah terjadi di kali yang melintas di timurlaut Peru.

Rendahnya level air ini menyebabkan lumpuhnya perekonomian, karena aliran Amazon merupakan jalur transportasi utama di daerah tersebut.

Menurut badan meteorologi nasional Peru, level air sungai kedua terbesar di dunia ini turun hingga 106m di atas permukaan laut, 50cm lebih rendah daripada yang tercatat pada tahun 2005. Akibatnya, kapal-kapal besar tidak dapat mengarunginya karena terlalu dangkal.

Kapal-kapal yang tidak dapat berlayar dibiarkan terbengkalai di tepian sungai dekat pelabuhan kota Iquitos. Sedikitnya ada enam kepal besar yang bersandar di tepian. Berdasarkan foto dari laman stasiun televisi BBC, beberapa dari galangan kapal kering kerontang karena menganggur.

Menurut badan meteorologi nasional Peru, rendahnya level sungai terbesar kedua di dunia ini diakibatkan oleh musim kering yang berkepanjangan. Diharapkan situasi ini berubah pada musim penghujan yang diperkirakan akan jatuh pada bulan depan.

Rendahnya level air menyebabkan pasokan makanan dan bahan-bahan pokok lainnya ke kota ini menjadi terhambat. Iquitos dan kebanyakan kota di sekitar hutan hujan Peru mengandalkan sepenuhnya kepada aliran air sungai amazon sebagai jalur transportasi. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya jalur darat yang menghubungkan tiap-tiap kota.

Makanan dan bahan-bahan lain yang hanya dapat dibawa oleh kapal kecil untuk perairan dangkal dan berlumpur memakan waktu dua kali lebih lama

Source/ref: Vivanews.com - sept 2010


3 PULAU di Jual di Internet, Bukti Kita KURANG CINTA Terhadap Aset Bangsa

Bookmark and Share

Tiga pulau yang terletak di Kepulauan mentawai dijual melalui situs privateislandsonline.com. Penjualan pulau ini merupakan bukti kurang cinta dan pekanya rakyat Indonesia terhadap aset-aset yang dimiliki oleh bangsa. DPR pun mengutuk keras tindakan tersebut.

"Seperti halnya tari pendet, penjualan pulau ini sebenarnya membuktikan kita kurang mencintai aset-aset yang kita miliki," ujar Wakil Ketua Komisi I DPR Yusron Ihza Mahendra kepada detikcom, Rabu (26/8/2009).

Namun demikian Yusron juga menyalahkan pemerintah, terutama pemerintah daerah setempat yang dianggap lalai menjaga kepulauan yang mereka miliki serta mendatanya agar tidak dikuasai oleh pihak-pihak yang hanya ingin mengambil keuntungan.

"Ribuan pulau saat ini tidak ada namanya. Berapa sih susahnya Pemda mengambil putusan untuk memberi nama dan mendatanya. Itu yang selama ini tidak dilakukan," keluh adik mantan Mensesneg Yusril Ihza Mahendra tersebut.

Yusron pun berharap pemerintah pusat peduli dengan masalah ini dengan melakukan pendataan serta menjaga Kepulauan Indonesia dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab, terutama pihak asing. Meskipun menurut ketentuan hukum tidak diperkenankan menjual pulau ke tangan asing, namun potensi penyelewengan menurut Yusron sangat mungkin terjadi. "Tapi kadang memang kita kurang memiliki kesadaran," keluh Yusron.

Komisi I DPR, imbuhnya, sebenarnya selama ini telah melakukan berbagai antisipasi untuk menjaga pulau-pulau terluar Indonesia agar tidak tercaplok oleh pihak asing. "Itu menjadi perhatian yang serius dari Komisi I, karena pulau terluar atau terdepan bisa jadi titik pengalihan batas wilayah yang baru," ungkapnya.

Lebih lanjut Yusron menjelaskan, dalam UU Agraria Indonesia, pihak asing tidak diperkenankan membeli tanah atau pun pulau yang masih berada di wilayah Indonesia. Dan jika memang 3 pulau di Kepulauan Mentawai tersebut ditujukan kepada pihak asing, maka Badan Pertahanan Setempat harus melarang transaksi 'haram' itu.

Ketiga pulau itu adalah Pulau Makaroni, Pulau Siloinak dan Pulau Kandui. Pulau Makaroni yang memiliki luas 14 hektar dihargau US$ 4 juta, Pulau Silionak yang memiliki luas 24 hektar dibandrol US$ 1,6 juta dan Pulau Kandui yang memiliki luas 26 hektar dihargai US$ 8 juta. 


Source/ref: DetikNews - Aug 2009 

Jumat, 03 September 2010

Sejuta Manfaat Berada di Alam Terbuka

Bookmark and Share

Membiasakan diri di alam terbuka ternyata bisa membunuh emosi negatif yang berada dalam diri seseorang. Termasuk stres, sikap apatis dan kecemasan.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Psikolog terkemuka asal Inggris, Profesor Geoff Beattie menyatakan, bahwa kurangnya paparan sinar matahari dan udara terbuka bisa menyebabkan tingkat stres seseorang meningkat.

Kamis, 02 September 2010

INDONESIA DIRAMALKAN Akan Terpecah Tahun 2015

Bookmark and Share

Djuyoto Memprediksi Tahun 2015 Indonesia Pecah. Beragam reaksi dan tanggapan muncul ketika wacana tentang masa depan Indonesia, yang juga dijadikan judul buku oleh Djuyoto Suntani, itu muncul dalam acara Dialog Kebangsaan berjudul Indonesia:

Kemarin, Kini dan Esok sekaligus peluncuran buku tersebut. Komentar bernada pesimis, optimis, hingga rasa tidak percaya silih berganti diberikan oleh berbagai pihak yang hadir di Gedung Aneka Bhakti Departemen Sosial kemarin.

Manfaat Buah Kurma Bagi Kesehatan Wanita

Bookmark and Share

Belum lengkap rasanya puasa tanpa menyantap kurma. Si manis legit ini ternyata memiliki kandungan gizi yang tinggi dan sarat manfaat. Apa sajakah manfaatnya?

Kurma mengandung 50-70 persen glukosa (gula yang sudah diproses secara alami), sehingga baik dikonsumsi setelah berbuka puasa, karena dapat langsung diserap oleh tubuh.

Kurma kering berfungsi menguatkan sel-sel usus, karena mengandung banyak serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus.

Rabu, 01 September 2010

Penjual BURGER DAGING SINGA Tak Berniat Tarik Produknya

Bookmark and Share

PHOENIX--Pemilik restoran yang menjual burger singa sebagai penghormatan atas Pala Dunia, kini bak menerima raungan kemarahan dari aktivis lingkungan dan pelindung hewan. Kendati begitu, dia menyatakan tekadnya untuk tak menghentikan penjualan produk andalannya.

Cameron Selogie, pemilik restoran Il Vinaio di Mesa, menyatakan pihaknya berkomitmen pada pelanggan. "Reservasi telah terjual habis, dengan daftar tunggu 100 orang," ujarnya.



Selogie menjadi bulan-bulanan setelah berita menu restorannya tersebar di seantero dunia. Ia bahkan telah menerima beberapa ancaman kematian. "Aku percaya bahwa mereka tidak diburu, mereka tidak ditembak, mereka tidak dianiaya," kata Selogie.


Melayani daging singa Afrika yang sah, kata Michael Herndon, juru bicara Food and Drug Administration, selama spesies ini tidak terancam punah. Selogie juga menyatakan CDC belum melarang impor singa Afrika, meskipun singa sejenis di Asia telah masuk dalam daftar terancam punah.


Selogie menggambarkan daging singa dalam menunya hanya sedikit saja, hampir seperti dendeng daging sapi yang sangat tipis. "Hanya untuk mencicipi saja," ujarnya.. Sekitar 20 persen dari menu itu adalah daging sapi


Source/ref: RepublikaOnline - Juni 2010

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More