Halaman

Tampilkan postingan dengan label Animal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Animal. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Maret 2011

Ternyata KUCING Bisa Tahu Kapan Seseorang Meninggal

Bookmark and Share

Barangkali orang tak pernah bisa membayangkan ada yang dapat meramalkan kematian, dan mungkin sulit untuk menjelaskan bahwa fenomena semacam itu ada di dunia nyata.

Namun kucing yang bernama Oscar dikatakan memiliki kemampuan untuk meramalkan kematian. Oscar tinggal di Pusat Rehabilitasi dan Perawatan Rumah Steere di Providence, Rhode Island, sebagaimana dikutip dari Xinhuanet-OANA.

Pemiliknya, Dr. David Dosa, ahli “geriatrician” dan asisten profesor di Brown University, mengatakan hewan tersebut nyaris tak pernah membuat kekeliruan dan tampaknya membuktikan bahwa staf pusat rehabilitasi itu berkali-kali keliru. Geriatrician, adalah dokter yang mengkhususkan diri pada perawatan orang yang berusia 65 tahun ke atas.

Ketika Oscar berusia sekitar enam bulan, staf tempat perawatan tersebut memperhatikan kucing tersebut akan melingkar tidur di dekat pasien yang akan meninggal. Sejauh ini, hewan itu selalu “tepat” dapat ramalannya.

Dosa mengingat satu peristiwa saat para pekerja menaruh kucing tersebut di sebelah seorang perempuan yang mereka duga mendekati ajal tapi melihat hewan itu melompat ke kamar seorang pasien lain, yang meninggal beberapa hari sebelum perempuan yang diduga akan meninggal.

Dosa mengatakan tak ada bukti ilmiah untuk menjelaskan kemampuan Oscar, tapi ia menduga barangkali kucing bereaksi terhadap “pheromone” atau aroma yang tak dikenali oleh manusia.

Banyak ilmuwan mengatakan kegiatan penelitian mengenai fenomena semacam itu sudah dilakukan dan itu dipusatkan pada upaya mengumpulkan bakat demi kemaslahatan manusia.

Source/ref: Jopie's Blog

Sabtu, 05 Februari 2011

Spesies SERIGALA BARU Ditemukan di AFRIKA

Bookmark and Share

#Grey Wolf, Satu-Satunya Spesies Serigala Abu Abu dari Afrika#
Peneliti membuktikan bahwa hewan misterius yang sebelumnya disebut dengan ‘Egyptian jackal’ dan kadang dikira golden jackal, ternyata bukan merupakan sub spesies dari jackal (anjing hutan), melainkan serigala abu-abu (grey wolf).

Tim peneliti dari Wildlife Conservation Research Unit (WildCRU) Oxford University dan Addis Ababa University menyimpulkan bahwa serigala abu-abu muncul di Afrika sekitar tiga juta tahun lalu sebelum kemudian menyebar ke berbagai penjuru di utara Khatulistiwa.

Serigala spesies baru ini merupakan kerabat dari serigala abu-abu Holarctic, serigala India, dan serigala Himalaya.

“Ditemukannya spesies serigala di Afrika bukan hanya berita penting, akan tetapi juga memunculkan pertanyaan besar di dunia biologi,” kata David Macdonald, Director of WildCRU, seperti dikutip dari ScienceDaily, 4 Februari 2011.

Macdonald menyebutkan, bagaimana serigala Afrika bisa berkembang dan hidup berdampingan bersama dengan anjing hutan serta serigala Ethiopia yang sangat langka dan merupakan spesies yang sangat berbeda, perlu diteliti lebih lanjut.

“Temuan ini berkontribusi terhadap pemahaman kita tentang biogeografi dari fauna Afroalpine, sebuah himpunan spesies dengan nenek moyang Afrika dan Eurasia yang berkembang di kawasan yang relatif terisolasi di dataran tinggi Afrika,” ucap Claudio Sillero, peneliti dari WildCRU dan ketua Canid Specialist Group, IUCN.

Serigala Ethiopia sendiri merupakan imigran baru di Afrika. Mereka terpisah dari kelompok serigala abu-abu lebih dulu dibandingkan dengan serigala Afrika yang baru ditemukan ini.

Pada kesempatan tersebut, tim peneliti juga menemukan spesimen yang sangat mirip secara genetik dengan serigala baru ini di dataran tinggi Ethiopia, sekitar 2.500 kilometer dari Mesir. Temuan itu menandakan bahwa spesies baru tersebut tidak hanya tinggal di negeri itu.

Tampaknya, kata Sillero, nama Egyptian jackal sangat mendesak untuk diubah. “Dan statusnya yang unik sebagai satu-satunya serigala abu-abu di Afrika membuat namanya perlu diubah menjadi African wolf,” ucapnya.

“Penemuan ini juga menunjukkan bahwa teknik genetik bisa mengungkap biodiversitas yang tersembunyi di negara-negara yang jarang tersentuh eksplorasi seperti Ethiopia,” ucap Afework Bekele, profesor dari Addis Ababa University.

Source/ref: Vivanews.com - Feb 2011

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More